Bolehkah Mengambil Kebaikan Setiap Firqoh?

Syaikh Abul Hasan Musthafa As-Sulaimani

Kata Pengantar
Sebuah pertanyaan yang diajukan kepada Syaikh Abul Hasan Musthafa As-Sulaimani hafizhahullah, seorang ulama Ahlus Sunnah di Ma’rib, Yaman, murid Muhaddits Diyarul Yaman Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy Hafizhahullah. Diterjemahkan oleh Abu Ihsan Al-Atsari Al-Maidani dari Silsilah Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah, soal no. 54 ]

Pertanyaan
Syaikh Abul Hasan Musthafa As-Sulaimani ditanya : Kami pernah mendengar dari sebagian orang yang cinta kepada kebaikan bahwa menjamurnya jama’ah-jama’ah Islamiyah sekarang ini adalah fenomena yang sehat. Bahwa jama’ah-jama’ah tersebut menegakkan pilar-pilar Islam dalam bidang masing-masing. Jika kita menghendaki ilmu, ambillah dari Salafiyun. Jika kita menghendaki jihad, ambillah dari Jama’atul Jihad. Kalau kita ingin politik, ambillah dari Ikhwanul Muslimin. Kalau kita menghendaki manajemen hati, ambillah dari Jama’ah Tabligh. (lebih…)

Belenggu-Belenggu Hizbiyah

Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Atsari

Seorang Imam tsiqah, Ayub As-Sakhtiyaniy pernah berkata : “Jika engkau ingin mengerti kesalahan gurumu, maka duduklah engkau untuk belajar kepada orang lain” [1]

Justru karena inilah, maka kaum hizbiyun (aktifis fanatik terhadap golongan) melarang pengikut-pengikutnya untuk menimba ilmu dari orang-orang selain golongan atau simpatisannya.
(lebih…)

Ciri Khas Pengikut Harokah

Syaikh Abdul Malik Ramadhaaniy Al-Jazaairy

Orang-orang harokah adalah suatu kaum yang (kelihatannya) berjuang untuk Islam. Mereka berpendapat bahwa memahami agama ini tidaklah cukup untuk memperjuangkan Islam, sampai setiap individu bergabung di dalam suatu gerakan dakwah, yang didalamnya mereka diperintah dan dilarang, (mereka harus) mendengar dan taat. Kegiatan ini kebanyakan disertai dengan bai’at dan sumpah setia, meskipun mereka berada di dalam suatu negara yang dipimpin oleh penguasa muslim.
(lebih…)