Selama Dua Jam, Air Dingin Jadi Hangat

Warga Gempar, Lantai Dapur asmawati Berhawa Panas

Payakumbuh, Singgalang
Sungguh aneh tapi nyata, lantai dapur rumah milik keluarga H.Esrizal Sutan Makmur,58, dan Hj.Asma wati,57, di Kelurahan Daya Bangun III No.II A, Kecamatan Payakumbuh Barat, tiba-tiba mengeluarkan hawa panas semenjak pukul 16.00 WIB Sabtu (6/3), hingga peristiwa ini membuat masyarakat sekitar gempar.

Menurut Hj.Asmawati, dirinya mengetahui lantai dapur tersebut berubah panas bak api kompor, setelah dia ingin salat Ashar dan mengambil air wuduk ke kamar mandi.

“Waktu itu saya ingin ambil wuduk. Tapi ketika sampai di pintu dapur perasaan saya jadi tidak enak, rasanya ada yang ganjil saja, setelah kaki ini melangkah menuju kamar mandi (perbatasan dengan dapur) ini, hawa panasnya semakin tinggi,” ujar Asmawati pada Singgalang, Sabtu (6/3) malam sembari menunjuk-nunjuk lantai tersebut.

Namun, dirinya tidak ambil pusing saat itu, Hj. Asmawati langsung melaksanakan niat hati pertamanya dulu, yakni menunaikan ibadah salat Ashar.

Setelah itu ia dan suami tercinta H.Esrizal Sutan Makmur, baru melaporkannya kepada Polresta Payakumbuh.
“Saya disuruh kerabat terdekat melapor pada polisi, karena ia bilang bisa jadi hawa panas ini Lumpur Lampindo, tapi saya percaya Allah,” tukuknya.

Dikatakan, tepat pukul 19.15 WIB ia bersama anak-anaknya langsung menguji kekuatan api tersebut sembari meletakkan cerek perebus air  di atas lantainya. Cerek yang berisi air dingin ini saya letakkan di atas lantai. Tepat pukul 21.15 WIB airnya berubah hangat, kalau tidak percaya silakan diminum dan dirasa,” kata Asmawati memberikan air yang ia duga mukjizat itu pada Singgalang, seketika itu juga kami langsung meminumnya.

Asmawati juga mengaku, bangunan rumah persisis di lantai dapur tersebut dahulunya rawa-rawa. Namun kejadian ini tidak ia ‘koar-koarkan’ pada tetangga.
“Dulu tahun 1981 rumah ini kami bangun, sawahnya rawa-rawa, saya heran kenapa bisa langsung mengeluarkan hawa panas saja, tapi saya tidak beritahu tetangga kok. Nanti takutnya bilang macam-macam pula,” tuturnya.

Pantauan Singgalang, tam pak beberapa orang anggota Polresta dibawah komando Kasat Reskrim AKP Eridal, langsung tiba di lokasi ketika mendapat laporan dari keluarga Asmawati. Menurut pengamatan Eridal, ia dan anggota Polisi lain bakal menunggu hasil dari Departemen Pertambangan sebelum bisa dipastikan apa penyebabnya.

“Kita belum bisa menduga apa penyebab hawa panas kira-kira 50 derjat celcius ini, kita sudah mengontak Departemen Pertambangan, sebab yang lebih tahu tentu orang pertambangan, panjangnya kira-kira 60X 30 Cm,” kata Eridal ketika ditanya Singgalang.

Hingga berita ini diturunkan, tampak bagian dapur dan kamar mandi rumah Asmawati langsung ditandai police line oleh anggota Polresta, hingga Minggu (7/3). Masyarakat setempat nampak berduyun-duyun ingin melihat keanehan tersebut.

“Ini kekuatan Allah, sudah ia tampakkan pada umat-Nya,” ujar seorang ibu yang juga ikut merasakan hawa panas lantai dapur milik Hj Asmawati siang itu.

Sumber: http://hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=5502