Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil

  • Di kala berbuka dan sahur, hindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi karena cepat dicerna sehingga mengakibatkan mudahnya menjadi lapar kembali.
  • Saat sahur, pilihlah makanan yang lama dicerna seperti karbohidrat kompleks dan sayuran agar tidak terlalu lapar. Hindari makanan kaleng, makanan yang mengandung pengawet, tinggi kadar garam, dan tinggi kadar gula (ex: junk food)
  • Berpuasa akan melambatkan jalannya sistim pencenaan sehingga ingatlah untuk berbuka puasa perlahan-lahan. Minumlah terlebih dahulu minuman yang manis atau jus buah dan kemudian diikuti dengan makanan ringan. Asupan makanan tetap harus seimbang baik karbohidrat, protein, vitamin, lemak, vitamin, dan mineral untuk pertumbuhan janin. Jangan lupa lengkapi asupan dengan susu dan buah.
  • Hindari minuman berkafein (teh, kopi, kola) terlalu banyak karena minuman berkafein merupakan diuretik (penarik cairan) yang menyebabkan seringnya berkemih di kala puasa dan berujung pada dehidrasi (kekurangan cairan). Minuman berkafein juga sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan sakit kepala akibat efek adiksi.
  • Jika udara di luar dalam kondisi panas dan lembab, sebaiknya ibu hamil berada di dalam ruangan agar tidak berkeringat terlalu banyak yang berujung pada dehidrasi.
  • Tingkatkan asupan cairan sejak berbuka hingga sahur, baik air mineral ataupun jus buah untuk menjaga kadar cairan tubuh (1,5-2L/hari).
  • Hindari aktifitas fisik berlebihan dan berusahalan untuk beristirahat di siang hari.

Sumber: http://www.klikdokter.com/ramadhan/

Catatan:

Akan tetapi dalam Islam, ibu hamil dan menyusui boleh tidak berpuasa dan nanti diperintahkan utk membayar fidyah, yaitu memberi makan 1 org miskin/hari. Nah berapa hari kita ga puasa, ya kita ganti dg fidyah.

“Dan orang-orang yang tidak mampu berpuasa hendaknya membayar fidyah, dengan memberi makanan seorang miskin.” (Al Baqarah : 184)

Ternyata Islam itu ga susah dan maksakan???