Padang ekspres. Kamis, 04 Desember 2008

”Usia Baru Enam Bulan, Tangan Sudah Seukuran Lelaki Dewasa”

Entah apa yang terjadi pada Muhammad Hafidzaturrahman. Meski usianya baru menginjak enam bulan, namun bayi lelaki itu sudah mengalami sejumlah keanehan. Di mana, tangan kiri berikut tengkuknya, tiba-tiba ”membengkak” dan terasa padat. Padahal, dia dulu lahir dalam keadaan normal. Ibunya juga tidak punya firasafat apapun sebelum melahirkan. Bagaimana kisahnya?

Jarum jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas siang, ketika Padang Ekspres sampai di sebuah rumah batu berukuran besar, yang terletak di Jorong Ateh, Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (3/12). Dari dalam rumah bercat putih itu, suara tangis bayi terdengar keras sekali. Namun, tidak ada orang yang berada di pekarangan. Pintu rumah juga nampak tertutup.

Setelah diketok-ketok oleh Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh Tasman Datuk Tunaro Mudo, baru muncul seorang wanita untuk membuka pintu.

”Ya, Wa ‘Alaikumussalam. Silakan masuk,” kata wanita yang kemudian diketahui bernama Fitrianis (23) dan merupakan ibu kandung Muhammad Hafidzaturrahman, bayi yang disebut-sebut berpenyakit aneh itu. Singkat cerita, karena sudah dipersilahkan masuk, kami akhirnya duduk pada selembar tikar merah yang terbentang panjang. Tak jauh dari kami, Muhammad Hafidzaturrahman atau Hafidz nampak dibiarkan terbaring sambil menangis. ”Ngeak… Ngeak.. Ngeak..” begitu suara tangisnya.

Makin lama, tangisan Hafidz terdengar semakin keras. Sehingga membuat ibunya terpaksa menggendong beberapa saat, sambil memoleskan bawang merah yang ditumbuk dengan minyak tanah. ”Ini untuk mencegah agar Hafidz tidak masuk angin. Soalnya, sejak dua hari ini badannya memang agak demam,” ujar Fitrianis.

Rupanya, cara yang dilakukan Fitrianis memang mujarab. Sebagai ibu, dia tahu betul dengan apa yang terjadi pada anaknya. Sehingga tak lama berselang, tangis Hafizd sudah reda. Dan kamipun, bisa melihat dari dekat, seperti apa tubuh bayi yang dikatakan aneh tersebut? Ternyata benar. Hafizd yang lahir pada tanggal 29 Juni tahun 2008, memang mengalami keanehan. Tangan kirinya, mulai dari lengan sampai pergelangan, terlihat besar sekali. Bila dipegang, terasa sedikit padat dan berisi.

”Kalau dulu, tangan kiri ini terasa lebih padat dan keras lagi. Namun sejak kami obati dengan cara kampung, sudah ada sedikit perubahan,” ucap Fitrianis.

Tidak hanya tangan kiri Hafidz yang membesar, bagian tengkuknya juga terlihat besar dan menggunung. Begitupula dengan beberapa bagian perut, pinggang, dan kepala sebelah kiri. Sementara kaki dan tangan kanannya, justru terlihat kecil. Bahkan khusus untuk kaki kanan Hafidz, ukurannya boleh dibilang kecil sekali, seperti layaknya seorang bayi berusia enam bulan. Adapun bagian wajah Hafidzh, nampak normal seperti bayi lain. Hanya mata kirinya yang terlihat agak susah untuk dibuka. Sedangkan mata kanan, nampak gampang dipejamkan ataupun dibuka.

Sejak Lahir

Menurut cerita Fitrianis, apa yang dialami Hafidz, sebenarnya sudah ‘membayang’ sewaktu dia lahir le atas dunia. Namun ketika itu ukuran besar dan benjol pada tubuhnya, belum seperti sekarang. Karenanya pula, Fitrianis bersama suaminya Edison (31) yang sehari-hari bekerja sebagai petani di Situjuah Ladang Laweh, jadi sempat gusar. Sehingga membawa Hafidz berobat ke salah satu dokter anak di Payakumbuh.

”Waktu itu, dokter menyarankan kepada kami, agar Hafidz dibawa ke Padang. Namun karena suami saya hanya petani biasa, kami tentu tidak punya biaya berobat ke Padang. Makanya, Hafidz sekarang di obat saja dengan cara kampung,” tutur Fitrianis yang mengaku tidak mengantongi Jamkesmas ataupun Jamkeskab.

Dalam kesempatan tersebut, juga mengaku hanya bisa pasrah dengan apa yang diderita Hafizd. Dia juga tidak tahu, apa kelainan yang diidap anak pertamanya tersebut. Kini, Fitrianis hanya bisa berharap ada pihak-pihak yang peduli dengan nasib anaknya. Sebab sebagai seorang ibu, dia tentu tidak ingin kehilangan buah cintanya. Adakah kita yang mau berbagi? (FAJAR RV )

Sumber : http://www.padangekspres.co.id/content/view/24637/107/